Sabtu, 27 Agustus 2016

MIMPI SEORANG WANITA

Assalamualaikum semuanya...

perkenalkan saya KikiRara, kalian boleh panggil kiki atau rara. saya seorang wanita 27 th saya bekerja di instansi pemerintahan di bidang kesehatan. Saya sudah menikah pada tahun 2014 suami saya seorang Aparatur Negara. Alhamdulillah sampai detik ini kami masih menjalani kehidupan berdua. Allah blm mengirimkan putra/i sebagai pelipur lara dan pelengkap kebahagian diantara kami. tapi kami ttp harus bersyukur, meskipun terkadang hati ini bersedih ketika bertemu dengan teman yg sudah memiliki anak. but its no problem.... kami khususnya saya harus selalu berbaik sangka pada Allah, dan harus yakin bahwa suatu saat Allah akan mengabulkan smua doa2 kami. aamiinn...

oh iya... ketika usia pernikahan kami 12 bulan, saya pernah iseng2 cek ke dr SpOg (spesialis kandungan) dari hasil pemeriksaan USG, ternyata saya di vonis memiliki kista endometriosis sebesar 5cm. saya terkejut... karna biasa nya yg memiliki kista itu ada keluhan ketika menstruasi (keram perut) yang sangat luar biasa. tapi saya tidak mengalaminya. Tapi ternyata kista itu ada di tubuh saya, kemudian dokter nya menganjurkan saya untuk cek ca (saya lupa nama pemeriksaan nya) cuma yang pasti itu di ambil darah sebanyak 3cc, seperti cek darah biasa. hanya saja harga nya Rp.1.200.000 untuk satu kali pemeriksaan itu. dan hasil nya bisa di baca 3 hari kemudian, alhamdulillah saya dinyatakan normal dari kemungkinan ca endometrium atau kanker rahim. huft......

sejak pulang dari klinik sore itu saya menelpon suami, dengan perasaan yang gak karuan, perasaan sedih canpur takut yang begitu besar " assalamualaikum sayang... sayang... ade dr dokter td, ade di usg, dan di cek darah....(hening sejenak) kata dokter ade ada kista nya a, 5cm. dan itu besar :(".  saya ketakutan, saya khawatir suami akan menyalahkan saya karena ternyata saya lah yang bermasalah selain itu saya juga takut tidak bisa memiliki keturunan. dan suami menjawab "waalaikumsalam sayang... astagfirullah sayang... tp ade nya g kenapa2kan? gak parah kan sayang? "alhamdulillah kata dokternya ini ga apa apa, cuma memang menghalangi bertemu nya sel telur dan sperma sayang", " alhamdulillah...kalau ade nya ga papa,  ga apa apa de nanti kita sembuhkan ya, nanti kita berobat", "Aa gak marah sama ade?" "marah kenapa sayang? yg memberikan penyakit itu Allah, Aa gak marah justru Aa merasa makin sayang sama ade. inshaallah ada obatnya, gpp sayang... jangan nangis ya :)". begitulah cara suami memperlakukan dan bicara pada saya penuh kelembutan dan kasih sayang (asal jangan pas dy lagi badmood aja berubah jd judes deh hehhehe).  ohhh ternyata isakan yang saya tahan sejak tadi terdengar oleh nya, saya merasa bahagia, kesedihan ku perlahan hilang... sampai akhirnya aq tertawa kecil karena malu tangis ku terdengar. 

Beberapa hari setelah pemeriksaan itu, perutku terasa....(Bersambung )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar